Indahnya Berbagi

Sore Nan Sepi

Sore ini kurasakan berbeda dengan sore-sore yang lain. Ada kesunyian yang menusuk di sela relung hati ini. Sore ini sekan menguatkan komitmenku untuk segera beralih dari tempat ini. Rasa-rasanya tempat ini menjadi sangat asing bagiku. Tempat ini serasa bagai hutan nan sunyi tiada bertepi. Sore yang mendung pertanda akan hujan. Sore yang redup pertanda tiada semangat. Sore yang berkabut tanda hati yang kalut. Sebenarnya dalam kondisi seperti ini enaknya segera pulang dan nikmati secangkir teh manis dengan pisang goreng. Namun sore ini aku tidak bisa langsung pulang karena kewajiban mengajar di kampus sudah menjelang. (Catatan Kerisauan Hati: Sore, 29 September 2011 Pk 16.14)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: