Indahnya Berbagi

Memori 18 Tahun Silam

Siang ini begitu indah, apalagi sambil ditemani soft music yang mendayu-dayu laksana buluh perindu. Beban sedikit demi sedikit beranjak pergi.  Yang tertinggal adalah memori yang tetap terukir indah. Satu kalimat yang selalu aku rasakan tiap April tiba adalah mengungkap kembali memori indah yang tetap terpatri dalam sanubari. Memori indah yang tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan. Memori yang selalu menginspirasi sendi-sendi kehidupan untuk terus berinovasi dan berkreasi. Memori April adalah bagian terbesar dari porsi hidupku yang tak tergantikan oleh momen apapun. Satu memori yang sulit untuk dilupakan dan dihilangkan. Salah satu memori indah itu adalah tatapan mata belahan jiwa yang saat itu begitu indah, anggun namun tetap bersahaja. Selalu ada momen kecil dan unik yang menyertai momen besar itu. Dengan tatapan anggun itu aku bisa merasakan kedamaian, kesejukan dan sejuta bahagia.  Tatapan mata itulah yang membuat jiwa ini runtuh dan tidak mau beringsut. Satu tapak kehidupan yang menjadi fondasi kehidupanku selanjutnya. Semoga momen indah 18 tahun silam ini menjadi satu nilai kehidupan yang menjiwai setiap sendi kehidupanku selamnya. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: