Indahnya Berbagi

“Kawah Candradimuka”

Setiap kehidupan manusia selalu menemukan sisi duka dan suka, dua sisi yang saling melekat satu sama lain. Ketika seseorang mengalami suka, maka dia tertawa, namun sebenarnya dia jauh atau dekat akan menangis karena  duka akan menyambanginya pula. Pada saat itulah, akhirnya kita menyadari bahwa kehidupan kita adalah kehidupan yang tidak hakiki. Semua kondisi yang  kita alami senantiasa akan berubah. Saat pagi mentari terang benderang, namun ketika senja menjelang, mentari akan segera pergi untuk kembali esok pagi. Untuk menyikapi dua sisi dalam aspek kehidupan ini, maka senantiasa manusia harus menyadari esensi kehidupan yang sebenarnya. Dia tidak boleh terlena dengan sandiwara-sandiwara yang ada di sekelilingnya. Tetaplah berjalan dengan sikap hati-hati, cerdas dalam memilih jalan kebenaran, dan senantiasa bersangar kepada Ilahi untuk menyelesaikan setiap jengkal permasalahannya. Setiap detik dan centi jalan yang kita tempuh dalam hidup adalah media untuk menempa manusia menjadi insan yang lebih bermakna di hari akhir. Setiap insan yang akan menemukan jalan hidupnya yang sejati. Jadikan kehidupan ini sebagai “kawah candradimuka” yang menggembleng setiap manusia menjadi tahan dan kuat untuk menjalani kehidupan secara benar, sehingga menjadi orang yang memperoleh kebahagiaan di surga. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: