Indahnya Berbagi

Menjaga Keharmonisan

Sosok yang Taat, menjadi penguat dalam rumah tangga………

Keluarga harmonis adalah dambaan setiap orang. Semua ini bisa diciptakan, jika suami isteri memahami hak dan kewajiban masing-masing. Berbagai persoalan seringkali menjadi gesekan yang mempengaruhi kondisi rumah tangga, bahkan berakibat kepada perceraian. Belum lama ini, Penasehat Ikatan Jurnalis Perempuan (IJP)Sumatera Utara, sekaligus Pemerhati Perempuan dan Anak, Ny.Naya Miraza memberikan berbagai masukan tentang upaya menciptakan rumah tangga harmonis.

Pahami Motif Pernikahan

Naya, menjelaskan setiap pasangan perlu memahami motif pernikahan. Apakah pernikahan itu bermotifkan materi atau cinta murni. Pernikahan dengan motif materi, akan berimbas pada kegoyahan rumah tangga bila keberadaan materi yang diinginkan tidak sesuai. Tetapi motif cinta kasih, umumnya masing-masing pihak secara tegas memahami tugas dan kewajiban masing-masing dan merasa bahagia dengan materi seadanya, tetapi terus berusaha mendapatkan materi dengan cara-cara yang baik. Bila motif pernikahan adalah motif materi, menginginkan memiliki perlengkapan setelah menikah. Rumah, fasilitas kenderaan dan finansial yang cukup. Umumnya, pasangan ini sama-sama memiliki pekerjaan. Mereka yang memilih motif ini segala sesuatunya perlu dibicarakan dengan matang. Karena, kekurangan materi akan memicu keretakan rumah tangga. Oleh karena itu diperlukan perhitungan dan pertimbangan, menyangkut penghasilan bersama. Kemana keuangan selama sebulan dan apa-apa saja yang harus dilakukan dengan kondisi keuangan yang ada. Jangan sampai besar pasak dari tiang, sehingga pengeluaran lebih banyak daripada pemasukan. Pasangan yang menikah karena motif materi perlu menyiapkan konsep pengeluaran dan pemasukan. Bila terjadi perubahan atau kondisi keuangan mulai berkurang, sebaiknya dicari jalan keluar bersama, sehingga tidak memicu emosi berlebihan. Tetap menghadapi masalah dengan kepala dingin. Emosi pasangan sesaat, hendaknya diredakan dengan beragam cara. Apakah dengan meninggalkannya atau mencari kegiatan lain. Setelah emosi reda, bicarakan kembali apa problem yang memicu pertikaian. Bagi mereka yang mengedepankan konsep cinta kasih sejati, umumnya membagi tugas bersama. Suami bekerja mencari uang, isteri akan berkarir dalam rumah tangga. Membesarkan anak-anak dan menjadi pemerhati suami. Sekalipun kondisi ekonomi sedang sulit, pasangan yang memilih motif ini akan tetap bertahan dan berusaha semampunya untuk mengharungi rumah tangga. Rumah harus menjadi surga bagi orang-orang yang bernaung di dalamnya. Isteri sebagai permaisuri akan menata demikian rupa dan menjanjikan kepada semua penghuninya bahwa rumah adalah istana bagi mereka. Suami yang menjadi kepala rumah tangga akan berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai orang yang dipercaya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Karena itu, ia akan berusaha mencari rezeki yang halal dan berupaya meningkatkan kemampuan diri karena yakin isteri dan anak-anak akan selalu mendoakannya dan berharap mendapatkan perlindungan dari seorang kepala keluarga.Isteri, umumnya lebih ingin membahagiakan perasaan pasangan dan selalu memberikan motivasi terhadap keberhasilan suami.

Pahami Karakter Pasangan

Hal yang tak kalah penting, bagaimana memahami karakter pasangan. Pendekatan atau penjajakan terhadap pasangan telah dilakukan pada saat berpacaran. Saat inilah perlu mengetahui karakter pasangan, apakah bisa seiring sejalan dengan diri kita atau tidak. Kreteria, bobot,bebet dan bobot serta latar belakang sosial dan agama perlu menjadi pertimbangan yang cukup matang. Seringkali pertengkaran dalam rumah tangga, akibat karakter pasangan yang tidak dipahami dengan benar. Laki-laki dan perempuan adalah dua mahluk yang berbeda dari berbagai sudut, tetapi dengan perbedaan itulah Allah mempersatukan untuk mengikat jalinan rumah tangga. Oleh sebeb itu, perlu diingat bagaimana mestinya menjalin kebersamaan dalam perbedaan. Karakter pasangan yang keras kepala harus dihadapi dengan lemah lembut. Pasangan yang cemburu dan mudah emosi, perlu diberikan penjelasan secara perlahan dan sebagainya. Bila watak pasangan sangat senang bersenang-senang, menghambur-hamburkan uang untuk kesenangan sesaat, hal iniperlu menjadi perhatian pula. Saat meniti bahtera rumah tangga, sikap ini perlu diwaspadai. Sebab, sistem keuangan yang tetap sementara jumlah perbelanjaan terus meningkat akibat pasangan masih melakukan hobinya, secara otomatis akan menambah beban ekonomi. Oleh sebab itu, perlu dibuat kesepakatan bersama dan apa yangb harus dilakukan jika pasangan masih tetap melakukan kebiasaannya selama ini.

Berlaku Adil

Sikap adil memang tidak semudah mengucapkannya. Tetapi berlaku adil bisa dipupuk bila keduanya sepakat. Misalkan memberi kesempatan kepada keluarga duapihak untuk tinggal di rumah. Untuk ini, perlu ada kesepakatan bersama, jangan sampai kehadiran saudara di luar keluarga inti, justru menambah beban baru. Mungkin bisa disepakati untuk memberikan bantuan saja kepada saudara atau keluarga dekat tanpa harus tinggal serumah dengan kita. Berbagai kesepakatan perlu dibuat dalam rangka menciptakan rasa adil terhadap keluarga dua belah pihak. Perhatian terhadap saudara, memang tak perlu putus, sepanjang bisa memenej dengan baik apa yang bisa dan pantas diberikan kepada mereka. Saling bergai, umumnya lebih mengikat rasa persaudaraan dan kasih sayang keluarga besar. Jika sudah diambil kesepakatan, hendaknya tetap konsekwen dalam menjalankannya.

Prinsip Agama

Mengedepankan prinsip agama dalam hidup menjadikan rumah tangga lebih tentram. Pilihan pasangan karena agamanya menjadi hal pokok yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Orang yang paham dengan agama, akan berbuat sebaik mungkin terhadap keluarganya dan berusaha menanggungjawabi semua tindak tanduknya dan selalu berusaha memberikan kebahagiaan lahir dan batin. Jika seisi rumah merasa tenang dan nyaman, karena tanggungjawab yang diberikan kepala keluarga, maka rezeki akan selalu terbuka. Karena seisi rumah akan terus berdoa dan meminta kemudahan demi kemudahan yang akan diberikan Allah terhadap perjalanan rumah tangga, sehingga setiap detik dan setiap saat akan mengalir rasa bahagia dalam keluarga tersebut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: