Indahnya Berbagi

Indahnya Hidup

Hidup yang indah adalah suatu kenyataan, sesuatu yang real, sesuatu yang bisa kita nikmati setiap hari bahkan setiap saat. Jangan menyamakan hidup yang indah dengan memiliki uang yang banyak. Banyak orang yang memiliki harta banyak tapi tidak dapat merasakan keindahan hidup ini. “Bagaimana bisa indah kalau hidup senantiasa diwarnai ketakutan, ketidaktentraman dan berbagai kecemasan? Keindahan hidup sebenarnya tidaklah ditentukan oleh sesuatu itu sendiri tetapi pada cara memandang pada jendela yang kita gunakan untuk melihat dunia.” (Arvan Pradiansyah) Menikmati hidup semestinya tidak sulit. Dibuat mudah saja. Namun mengapa saat ini banyak orang yang mengeluh dan sangat sulit sepertinya dalam menikmati hidup? Benarkah hidup itu indah? Dimata seorang wanita tua, yang terjadi justru sebaliknya: Hidup begitu menyedihkan! Wanita ini menangis kala hujan maupun panas. Seorang lelaki merasa iba dan bertanya “Mengapa ibu menangis?” Wanita itu menjawab, “Aku punya dua putri, yang sulung menjual sepatu kain dan yang bungsu menjual payung. Bila hujan turun, aku sedih memikirkan putri sulungku yang sepatu kainnya tak laku. Sebaliknya bila hari panas, aku sedih memikirkan putri bungsuku yang payungnya tidak laku.” Mendengar hal itu lelaki tadi berkata “Sekarang coba pikirkan yang sebaliknya, kalau hujan turun pikirkan putri bungsumu, pasti payungnya banyak terjual. Sebaliknya bila hari panas pikirkan putri sulung ibu, bukankah sepatu kainnya akan laris terjual” Wanita itu mendengarkan nasihat itu dengan sungguh-sungguh dan sejak itu ia tak pernah menangis lagi.. Ia selalu bersyukur dan tertawa setiap saat. Sebuah perubahan besar akan terjadi kalau kita mengubah cara kita melihat dunia. Dengan gaya bercerita dan bertutur yang inspiratif dimana kita dihadapkan dalam contoh tentang bagaimana hidup itu sebenarnya terasa indah dan tentram sebagaimana kita menyikapinya. Seperti halnya saat kita masih kanak-kanak dahulu banyak hal kecil yang kita lihat dan rasakan adalah sesuatu yang indah dan bagaimana disaat kita telah dewasa sering melupakan bahwa keindahan tidak haruslah sesuatu yang besar. Seperti yang pernah saya katakan makna apa di balik lagi Louis Armstrong – What a Wonderful World.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: