Indahnya Berbagi

Di dalam mencapai cita-cita kehidupan, banyak orang menempuh berbagai cara untuk mencukupi dan menggapai cita-cita yang diinginkan. Mereka telah berupaya keras dengan cara bersekolah, ikut kursus, berbisnis, karir di perusahaan, karir di birokrasi, karir di politik, karir di bidang seni dan masih banyak lagi pilihan yang lain. Setiap orang juga memiliki cara yang sesuai dengan dirinya dalam mencapai tujuan itu. Ada yang ingin cepat sampai, ada yang terburu-buru dan bahkan ada yang sangat lambat berjalan sehingga dia baru sampai di tujuan menjelang senja. Tak ada yang perlu disalahkan dan disesali dari setiap pilihan tersebut. Sebagai ilustrasi, jika seseorang lulus kuliah pada usia 23 tahun, kemudian dia berkarir di satu bidang, maka titik awal pertama untuk melihat sampai di mana perjalanan itu adalah saat usia 35 tahun. Titik kedua yang penting untuk dilihat adalah saat usia 40 tahun, sedangkan titik ketiga adalah saat 45 tahun. Setelah itu nggak perlu dilihat lagi karena yang bersangkutan relatif sudah tetap pada pilihan karirnya. Titik yang paling penting adalah titik pertama, dimana usia seseorang menginjak 35 tahun. Saat usia tersebut, biasanya seseorang sudah menemukan pilihan yang relatif stabil, meski masih bisa berubah. Ketika berusia 40 tahun, seseorang akan dihadapkan pada pilihan terakhir dari karir yang akan ditempuh, sehingga ini menjadi titik krusial yang kedua. Jika pada titik kedua ini seseorang akan mengubah haluan karir, biasanya sudah agak sulit. Langkah paling mungkin adalah mensinergikan karir barunya dengan karir yang sudah ada. Namun hal ini juga tergantung dari prospek karir barunya. Jika prospeknya cerah, maka seseorang dapat dengan yakin mengubah haluan secara ekstrim.

Di dalam menentukan suatu karir, seseorang ternyata tidak hanya dapat mengandalkan latar belakang pendidikan, pengalaman dan keahlian. Justru yang paling menentukan adalah sikap atau attitude seseorang. Sebagai ilustrasi, seseorang yang biasa ragu-ragu dalam mengambil keputusan biasanya karirnya juga sangat lambat. Sedangkan yang cepat mengambil keputusan akan memiliki karir yang cepat, namun di saat tertentu akan menemukan kesulitan yang sesuai dengan risiko karir yang dipilih. Sedangkan yang berfikir cermat dan taktis akan menemukan karir yang relatif stabil sekaligus menanjak, meski tidak terlalu drastis. Jadi bagi anda yang memiliki 3 kepribadian tersebut, segeralah mengambil sikap atas karir yang anda tekuni saat ini. Anda diam saja berarti akan dilindas oleh waktu yang terus berlalu dengan cepat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: