Indahnya Berbagi

Detik ke menit, menit ke jam, jam ke hari, hari ke minggu, minggu ke bulan, bulan ke tahun, tahun ke abad… dst. Rasa-rasanya waktu yang kita lalui akan terus bergulir laksana semilirnya angin gunung yang sepoi-sepoi sehingga akhirnya kita terlelap dibuatnya. Dalam kehidupan, kita ternyata cukup diberikan ” waktu” yang akan menjadikan kita sebagai orang yang gemilang atau mungkin malah menjadi pecundang. Seringkali dalam menyikapi waktu yang terus mengalir tersebut, kita sering menyikapinya dengan sangat biasa… “biarlah sang waktu  yang akan menentukan!!”. Padahal kalau kita mau jujur dengan diri kita, maka kita akan mengatakan bahwa kitalah yang menentukan perjalanan hidup kita, dan bukan sang waktu. Waktu adalah semacam hamparan lapangan yang luas yang mesti kita lalui sampai kita dipanggil Sang Kholik. Dengan kondisi seperti itu, sudah selayaknya sejak kita sadar menjadi manusia dan hamba-Nya, maka segeralah menyingsingkan lengan baju untuk segera berbuat dan berbuat. Karena perbuatan itulah yang akan menentukan kesuksesan dunia akhirat kita. Kita jangan hanya terpana dengan kawan atau sahabat kita yang sudah menjadi ini atau menjadi itu. Boleh kita terpana sejenak karena kesuksesan yang diraih oleh orang-orang dekat kita itu. Namun yang lebih penting adalah menyiapkan diri kita sebagai seorang yang selalu memenangkan setiap perlombaan kebaikan di muka bumi ini. Kita harus menyiapkan diri kita untuk menjadi peserta di setiap lomba itu. Dengan mengikuti berbagai lomba kebaikan itu, maka kita akan memperoleh nilai-nilai kebaikan yang nanti akan kita tukar dengan surganya Alloh SWT. Atau bahkan waktu di dunia kita sudah mendapatkan persekot dari-Nya berupa kenikmatan dan fasilitas duniawi yang kita miliki. Meski demikian, kita jangan lengah karena itu masih uang muka/persekot yang juga nanti kita pertanggungjawabkan di hadapan-Nya. Jika persekot tersebut kita alokasikan di jalan kebaikan, maka kelak di akhirat kita mendapatkan jatah “full” dari Nya dan mungkin ditambah dengan berbagai bonus yang melimpah. Sejak saat ini marilah kita berbuat dan sekali lagi berbuat amal kebaikan, sehingga kelak kita digolongkan sebagai orang-orang yang mendapatkan kemenangan di sisi-Nya. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: