Indahnya Berbagi

Pekan-pekan ini ada suasana yang kontradiktif dalam diri ini. Satu sisi gembira, namun di sisi yang lain sedih. Gembira karena beberapa planning, activities dan berbagai achievement sudah aku peroleh dengan hasil yang melegakan. Salah satu capaian yang melegakan adalah selesainya kuliah dalam kelas program doktor dengan hasil sebagai berikut:
No. Mata Kuliah Nilai
1. Current Issues Management A
2. Research Methodology A
3. Strategic Management A
4. Human Capital Management A
5. Labor Relationship A-
6. Change Management A-
7. Human Resources Planning A-
8. Inter Culture Management A-
9. Human Resources Management A-
10. Leadership B+
11. Performance Management B
Ujian komprehensif untuk 11 mata kuliah tsb juga sudah selesai Rabu 25 Februari 2009. Capaian yang lain adalah datangnya kesempatan mengajar kembali di 2 PTS di Jkt. Kegiatan mengajar ini sudah lama kutinggalkan karena nggak punya waktu luang, dan saat ini kesempatan itu kembali datang. Beberapa bisnis juga sedang dirintis kembali dan sudah ada cahaya cerah. Kegembiraan yang lain adalah ulang tahun pernikahan kami ke-16 di bulan April. Dengan usia pernikahan yang semakin dewasa, segala kebaikan insya Alloh lebih mudah untuk diraih saat ini. Hubungan kami juga tetap harmonis layaknya peristiwa 16 tahun yang lalu. Anak-anak juga semakin menunjukkan keahlian di bidangnya masing-masing. Rasa-rasanya seluruh keberkahan Alloh SWT telah menghampiri seluruh aspek kehidupan kami. Masalah tetap ada, namun dapat disiasati dengan baik, misalnya bagaimana mencukupi kebutuhan hidup yang kompleks dengan gaji yang nggak berlebih. Insya Alloh dengan kesungguhan dan doa, semua itu akan dengan mudah terselesaikan.
Di balik sisi kegembiraan yang aku alami saat ini, ada satu kondisi yang menyebabkan hati ini turut bersedih, yaitu adanya the complex problem yang terjadi pada sahabatku. Seorang sahabat yang telah menemani dan memberikan banyak kebaikan dan inspirasi hidup ketika aku baru belajar menemukan realitas kehidupan belasan tahun silam. Secara manusiawi, semua orang akan melihat sahabatku itu tidak layak untuk mendapat problem seperti itu. Namun mungkin Alloh SWT memberikan semacam pelajaran dan gemblengan agar hidupnya lebih memiliki makna. Sebagai sahabat dekat yang mengenal berbagai karakternya, aku juga menilai bahwa dia nggak layak untuk menemui masalah seperti itu. Ditilik dari sikap, perilaku, cara pandang tentang kehidupan, religi dan berbagai aspek lain, dia memiliki banyak kelebihan. Namun mungkin dibalik kelebihan itulah kadang-kadang ada celah kekurangan yang kurang diantisipasi dan diselesaikan secara mendasar sehingga dampaknya juga meluas. Berbagai saran, masukan, dan doa sudah aku berikan, dan tentunya semua itu berpulang dari kehendak Alloh SWT. Semoga Ilahi Robbi memberikan jalan terbaik buatnya dalam menjalani kehidupan ini. Semoga dia diberikan kekuatan dan jalan terbaik untuk menyelesaikan masalahnya. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: