Indahnya Berbagi

Buah Taubatannasuha

 

Manakala semua rukun dan syarat-syarat taubat dipenuhi, maka di sana ada buah-buah ranum yang bisa dipetik orang yang bertaubat dalam kehidupannya di dunia, dan ada pula pahala yang baik dan kekal di akhirat. Jadi taubat itu mendatangkan hasil di dunia dan juga akhirat, rohani dan materi, akhlak dan amal, individual dan social. Di antara buah-buah itu adalah sebagai berikut :

Pertama, Buah yang paling penting adalah mendapatkan ampunan dan masuk ke surga, seperti yang dijanjikan Allah swt kepada hamba-hamba-Nya yang shalih. Allah swt telah memerintahkan di dalam Kitab-Nya agar kita bersegera memohon ampunan kepada Allah swt, memohon surga yang luasnya langit dan bumi dan disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, sebagaimana firman-Nya yang artinya : “Dan, bersegeralah kalian kepada ampunan dari Rabb kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat Allah lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”(Qs.Ali Imran : 133-135).

Kedua, Di antara buah yang nyata dari taubat ialah efektifitasnya untuk memperbarui iman orang yang bertaubat dan memperbaikinya setelah mengerjakan kesalahan. Dosa dan kedurhakaan-kedurhakaan yang dilakukan orang muslim menodai imannya dan menciptakan luka, besar maupun kecil, tergantung dari besar kecilnya, banyak sedikitnya dosa yang dilakukan serta seberapa jauh pengaruh yang diakibatkannya terhadap jiwa. Apapun dan bagaimana pun keadaannya, kedurhakaan mempunyai pengaruh negatif terhadap hati seseorang. Di dalam hadis disebutkan, “Jika seorang hamba berzina, maka iman keluar dari dirinya. Di atas kepalanya seperti ada banyangan. Jika dia melepaskan diri darinya, maka iman itu kembali lagi kepadanya.” (Hr. Abu Dawud dan al-Hakim).

Oleh karena itu taubat yang tulus dan benar bisa memperbarui iman, menguatkan, menegarkan dan membangkitkannya, setelah lemah, lelap dan terguncang, yang ditambah dengan adanya kerinduan dan kehidupan baru yang membawanya kepada kebaikkan dan meninggalkan keburukan.

Ketiga, buah taubat yang lain seperti disebutkan Allah swt di dalam kitab-Nya adalah mengganti keburukan orang yang bertaubat dengan kebaikkan. Sebagaimana firman-Nya, “Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shalih, maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs.al-Furqan : 68-70)

Ini merupakan kabar gembira paling besar bagi orang-orang yang bertaubat, jika taubat mereka disusuli dengan iman dan amal shalih. Ibn Abbas ra berkata, “Aku sama sekali tidak pernah melihat kegembiraan Nabi saw karena sesuatu seperti kegembiraan beliau saat turunnya ayat ini dan saat turunnya ayat, ‘Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata, supaya Allah member ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang’.”

Keempat, di antara buah taubat adalah keberhasilan mengalahkan musuh yang abadi bagi manusia, yaitu syetan, yang telah bersumpah di hadapan Allah swt. Setelah Allah swt mengusirnya dari langit dan menetapkan laknat baginya hingga hari kiamat, maka syetan berkata, “Ya, Rabbi, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (Qs.al-Hijr : 39)

Musuh ini adalah musuh yang abadi, tidak menerima perdamaian dan gencatan senjata dan tidak akan ridha jika tidak bisa merusak Bani Adam. Sebab permusuhannya terhadap manusia adalah dengki dan iri. Setiap kali syetan yang terlaknat bisa menyeret manusia ke dalam kubangan dosa, maka hatinya merasa senang dan gembira atas apa yang menimpa musuhnya. Selagi kita sadar dari kedurhakaan lalu bertaubat kepada Allah swt dan meminta ampun kepada-Nya, maka syetan pun merasa menyesal dan merugi, karena usahanya terbuang sia-sia. Karena itu diriwayatkan dari Iblis, dia berkata, “Aku merusak Bani Adam dengan dosa-dosa, namun mereka ganti merusakku dengan taubat dan istighfar.”

Kelima, buah taubat yang lain adalah kemenangan orang yang bertaubat dalam mengalahkan hawa nafsu yang bersemayam di relung-relung dan yang selalu mendorongnya, yang mempunyai kecenderungan untuk mendekati keburukan, kedurhakaan, malas mengerjakan kebaikan dan ketaatan. Tidak dapat diragukan bahwa orang yang bertaubat kepada Rabb-nya dengan taubat yang sebenar-benarnya, telah mendapatkan kemenangan dalam ajang peperangan yang besar ini. Karena seperti diungkapkan dalam sebagian atsar, dalam hidup ini orang Mukmin menghadapi lima macam kekerasan : Orang muslim yang mendengkinya, orang munafik yang membencinya, orang kafir yang memeranginya, syetan yang menyesatkannya dan nafsu yang menyeretnya. Sungguh ini merupakan musuh yang amat banyak, medannya berbeda-beda, begitu pula senjata yang dipergunakan masing-masing. Ada peperangan dari dalam ada peperangan dari luar, yang berarti memerlukan kewaspadaan, penjagaan, persiapan, jihad tiada henti dan pengorbanan secara terus-menerus.

Keenam, di antara buah taubat yang langsung bisa dirasakan adalah ketundukan hati kepada Allah Yang MahaAgung, merasakan hakikat ubudiyah dan kepasrahan di hadapan-Nya. Taubat yang semurni-murninya menciptakan ketundukan yang sulit digambarkan dalam hati orang yang bertaubat dan yang merasakan dosanya, yang tidak dirasakan orang lain yang tidak berdosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: